Curhat

Because I Like U Too Much

Walaupun hanya aku seorang yang merasakan detak jantung ini berdetak cepat, tapi tak apalah, ini sudah seperti yang sebelumnya.

.

.

.

.

.

.

Perempuan memang dilarang agak keras untuk mengatakan perasaannya, karena laki-laki lah yang seharusnya menanggung tugas itu. Tapi masalahnya aku adalah tipe gadis yang ekspresif. Ya bilang saja begitu. Perasaan jenis apa pun, aku akan sangat tidak bisa membendung itu sendirian. Aku ingin orang lain tahu apa yang aku rasakan kemarin dan hari ini.

Dan saat aku tahu aku menyukai seseorang, aku tidak peduli apa ini sangat memalukan jika dia tahu perasaanku yang sebenarnya. Aku tidak perlu balasan cinta darinya, cukup tahu apakah ia baik baik saja denganku atau malah risih dengan kehadiranku, sudah bisa membuatku mengerti. Jika ia tidak suka, aku bisa dengan mudah (setengah berat hati) akan menganggapnya angin lalu, walau sejujurnya sangat sangat terpaksa. Tapi jika ia membuka perasaannya dengan mudah, aku pula akan dengan senang hati memberinya senyuman.

Tapi,

Dia menghindariku selama 2 hari ini setelah peristawa hari Selasa itu. Aku pikir setelah hari itu, setelah ia menerima hadiahku dengan penuh bahagia, setidaknya ia menyadari kehadiranku sebagai seorang gadis yang menyukainya. Namun ini berbeda ! Maksudnya, dia seperti menjauh atau menghindar atau sejenisnya. Begitu melihat wajahku, dia merubah arah pandangnya dengan cepat, seolah enggan menatapku barang sebentar.

Risih kan dia? Apa malu setelah kejadian itu?

Rupanya laki-laki bisa seperti itu. Alangkah baiknya jika ternyata dia malu, dan akan sangat buruk kalau ternyata dia …. ingin aku enyah dari sekitarnya. Berlebihan memang, tapi siapa yang tahu arti tatapannya yang datar itu.

Karena itu, sering aku mendapati diriku sendiri menangis diam-diam hehe. Menangisi laki-laki aneh seperti dia.

“Kenapa dia pergi begitu saja?”

“Dia tidak mau melihatku, bahkan melewatiku pun dia memilih memutar arah”

“Menghilang bak punya kekuatan teleportasi, dan aku akan bingung sendirian mengapa ia pergi begitu cepat”

“Untung saja tampan, kalau tidak mana mungkin aku mau menangis untuk babi itu”

“Dan kau adalah gadis yang malang karena menunggu kepulangannya di depan pintu kelas”

Sekali lagi, aku lah yang sendirian ‘berjuang’, yang sendirian merasakan detak jantung berdetak, yang sendirian merasakan wajahku memerah, dan sendirian menangis akan sosoknya.

Di balik semua itu, ada ketulusan yang kusebut ‘cinta’ lol

Karena kekuatan itu, kau akan senatiasa dilindungi dan dikuatkan saat menjalani petualanganmu sebagai seseorang yang berjuang sendirian. Cinta yang akan membantumu bahagia hanya melihawatnya melintas di depan pintu kelas, cinta yang akan membuatmu dimarahi guru karena memilih melihat makhluk tampan itu dibanding mengamati kerutan gurumu. Cinta memberimu banyak kejutan, kejutan jahat dan kejutan baik.

.

.

.

.

-cut-

Advertisements

YANG KOMEN DAPAT JAJAK ENAK :v

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s